Tanpa Nama


Ada yang sedari tadi memandang buku tanpa bisa membacanya

Ada yang barusan lewat memuntahkan isi buku lewat sajak-sajak pendidikannya

Tak sedikit mereka yang memakan nasi itu kelaparan

Tak sedikit mereka yang berjalan seharian itu mati

Ada pencari ilmu berhenti menggali sumur

Tak jarang penggali kubur menemukan makan di setiap cangkulan tanah

Kekuasaan adalah kehancuran yang tertitipkan

Ketertindasan adalah bahagia yang terselipkan

Aku berharap kepandaian dan kebodohan lahir tanpa nama.Gambar

Sungguh sedikit mereka yang melihat dengan mata mereka sendiri dan merasakan dengan hati mereka sendiri.
Einstein

 

About efriawan

Qu dengan hidup ku, dan mereka dengan hidup merka sendiri . . . .

Posted on 16 April 2014, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: